Beranda / Tips Kuliah / 11 Contoh Pesan dan Kesan Mahasiswa PPL untuk Sekolah

11 Contoh Pesan dan Kesan Mahasiswa PPL untuk Sekolah

Pesan dan Kesan Mahasiswa PPL untuk Sekolah

Menyusun pesan dan kesan kadang terasa gampang-gampang susah. Kita ingin jujur mengungkapkan apa yang dirasakan, namun juga harus menjaga sopan santun. Ingin memberikan masukan yang berarti, tapi khawatir ada kata yang kurang berkenan. Nah, artikel ini Nuliscak siapkan khusus untuk membantumu merangkai kata, memberikan inspirasi contoh kalimat pesan dan kesan yang lebih mendalam yang bisa kamu sampaikan kepada SMA Negeri 1 Melati, serta sedikit tips agar umpan balikmu lebih bermakna. Yuk, kita simak bersama.

Mengapa Pesan dan Kesan Itu Penting?

Sebelum kita masuk ke contoh, penting untuk memahami kenapa sih pesan dan kesan dari mahasiswa PPL itu berarti.

1. Bagi Mahasiswa PPL

Ini adalah momen untuk merefleksikan seluruh pengalaman belajar yang telah dijalani, mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus, dan melatih diri dalam memberikan umpan balik yang konstruktif dan profesional. Ini juga menjadi kenang-kenangan berharga dan jejak kontribusi kalian selama berada di SMA/SMP/SD terkait.

2. Bagi Sekolah yang Dijadikan Tempat PPL

Masukan dari kalian, sebagai calon guru yang membawa perspektif baru, adalah “mata segar” yang melihat dinamika sekolah. Kritik dan saran yang membangun dapat menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga untuk perbaikan kualitas pembelajaran, pengembangan fasilitas, ataupun penyempurnaan program-program sekolah ke depannya. Lebih jauh, ini juga memperkuat hubungan kemitraan yang baik antara sekolah dan institusi pendidikan (universitas) kalian.
Jadi, jangan anggap remeh ya sesi penyampaian pesan dan kesan ini.

Sampaikanlah dengan tulus, niat baik, dan pemikiran yang matang. Ini kesempatan emas buat ninggalin jejak positif yang mendalam, lho.

Contoh Pesan dan Kesan Mahasiswa PPL untuk Sekolah

erikut adalah 11 contoh kalimat yang bisa kamu jadikan inspirasi atau adaptasi, masing-masing dikembangkan menjadi sekitar lima kalimat agar lebih kaya makna. Ingat, sesuaikan dengan pengalaman pribadimu selama PPL di sekolah masing-masing ya.

1. Kesan Kehangatan dan Penerimaan.

“Selama menjalankan PPL di sekolah ini, saya sungguh merasakan suasana kekeluargaan yang begitu hangat dan penerimaan yang luar biasa dari seluruh dewan guru, staf administrasi, dan tentunya siswa-siswi. Setiap pagi disambut dengan senyuman ramah, dan bantuan selalu datang dari berbagai pihak ketika saya membutuhkannya, seperti dari petugas keamanan, Bapak Joko, hingga staf tata usaha, Ibu Wati. Kehangatan ini membuat proses adaptasi saya berjalan jauh lebih mudah dan menyenangkan. Saya benar-benar merasa diterima bukan hanya sebagai mahasiswa PPL, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar sekolah ini. Sungguh sebuah pengalaman yang membekas di hati.”

2. Kesan Profesionalisme Guru Pamong dan Staf Pengajar.

“Saya sangat terkesan dengan dedikasi, profesionalisme, dan kesabaran Bapak Ahmad Subarjo selaku guru pamong saya dalam membimbing setiap langkah yang saya ambil. Cara beliau memberikan umpan balik yang konstruktif dan memotivasi sungguh membuka wawasan saya. Tidak hanya itu, saya juga mengamati semangat mengajar para guru lainnya di sekolah ini, seperti Ibu Siti Aminah di pelajaran Bahasa Indonesia dan Pak Budi Santoso di Fisika, yang selalu berupaya menciptakan suasana belajar yang inovatif dan menyenangkan bagi siswa-siswinya. Semangat dan metode pengajaran mereka menjadi teladan yang sangat berharga bagi saya sebagai calon guru. Saya belajar bahwa menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi, tapi juga menyentuh hati.”

3. Kesan Antusiasme Belajar Siswa.

“Siswa-siswi di sekolah ini, khususnya di kelas XI IPS 2 yang saya ampu, menunjukkan antusiasme belajar dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Mereka aktif bertanya, berani mengemukakan pendapat, dan selalu bersemangat mengerjakan tugas-tugas yang saya berikan, bahkan seringkali melebihi ekspektasi saya. Interaksi dan semangat mereka di kelas menjadi sumber energi dan motivasi terbesar bagi saya untuk selalu mempersiapkan pembelajaran dengan sebaik mungkin. Saya teringat diskusi seru tentang peran pemuda saat pelajaran Sosiologi, itu benar-benar membuka mata. Keaktifan mereka membuat saya semakin yakin akan potensi besar generasi muda di sekolah ini.”

4. Pesan Terima Kasih atas Kesempatan dan Bimbingan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya kepada pihak sekolah, khususnya kepada Bapak Kepala Sekolah, Drs. Heru Purnomo, M.Pd., yang telah memberikan izin dan kesempatan emas ini. Ucapan terima kasih tak terhingga juga saya sampaikan kepada Bapak Ahmad Subarjo, S.Pd., selaku guru pamong, atas kesabaran, bimbingan, dan ilmu yang telah dibagikan selama proses PPL berlangsung. Setiap masukan dan diskusi dengan beliau sangat memperkaya wawasan dan keterampilan mengajar saya. Pengalaman ini sungguh tak ternilai harganya dan menjadi fondasi penting bagi perjalanan karir saya ke depan. Semoga kebaikan Bapak/Ibu semua dibalas berlipat ganda.”

5. Pesan Apresiasi terhadap Program Sekolah yang Inspiratif.

“Saya sangat mengapresiasi program ‘Kamis Membaca’ yang secara rutin dilaksanakan di sekolah ini sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Saya melihat bagaimana program tersebut tidak hanya unik, tetapi juga sangat efektif dalam menumbuhkan budaya literasi dan minat baca di kalangan siswa. Antusiasme siswa mencari buku dan suasana tenang saat membaca bersama adalah pemandangan yang sangat positif. Program ini menjadi inspirasi bagi saya bahwa pembentukan karakter dan kebiasaan baik bisa diintegrasikan secara kreatif dalam kegiatan sekolah. Saya berharap program inspiratif seperti ini dapat terus dipertahankan dan bahkan dikembangkan lebih lanjut.”

6. Pesan Harapan untuk Peningkatan Fasilitas.

“Sekolah ini telah memiliki banyak fasilitas yang baik, namun untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal dan mengikuti perkembangan zaman, mungkin ke depannya dapat dipertimbangkan adanya penambahan koleksi buku-buku referensi terbaru di perpustakaan. Selain itu, peningkatan beberapa peralatan di laboratorium IPA, khususnya untuk praktikum Kimia, saya rasa akan sangat membantu siswa dalam memahami konsep secara lebih mendalam. Saya percaya bahwa investasi pada fasilitas adalah investasi pada kualitas lulusan. Tentu saja, ini hanya masukan kecil dari saya yang melihat dari perspektif mahasiswa praktik. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk kemajuan sekolah.”

7. Pesan Saran untuk Pengembangan Kegiatan Kesiswaan (Konstruktif).

“Saya melihat siswa-siswi di sekolah ini memiliki banyak sekali potensi dan bakat yang beragam, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Oleh karena itu, saran dari saya, mungkin bisa dipertimbangkan untuk memperbanyak variasi kegiatan ekstrakurikuler yang lebih mengakomodasi minat-minat spesifik siswa, misalnya klub debat Bahasa Inggris atau komunitas pemrograman. Selain itu, mengadakan kompetisi internal secara berkala di berbagai bidang juga dapat menjadi ajang untuk mengasah bakat, menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat, dan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Dengan demikian, setiap potensi unik siswa dapat tergali dan berkembang secara maksimal di sekolah ini.”

8. Pesan tentang Pembelajaran Berharga yang Diperoleh.

“Pengalaman PPL di sekolah ini telah mengajarkan saya begitu banyak hal berharga yang tidak sepenuhnya saya dapatkan dari teori di bangku kuliah. Saya belajar secara langsung mengenai dinamika manajemen kelas yang efektif, bagaimana menghadapi dan berinteraksi dengan beragam karakter siswa yang unik, serta cara mengadaptasi kurikulum dan materi ajar dalam praktik pembelajaran yang sesungguhnya. Saya juga belajar pentingnya kolaborasi dengan sesama guru dan staf sekolah. Semua ini adalah bekal yang sangat fundamental dan akan saya bawa sebagai pegangan dalam meniti profesi guru nantinya.”

9. Pesan Semangat untuk Para Siswa di Sekolah.

“Untuk adik-adik siswa-siswi sekolah ini yang saya banggakan, teruslah kobarkan semangat belajar kalian setiap hari. Jangan pernah lelah untuk mengejar cita-cita kalian setinggi langit, karena masa depan bangsa ada di tangan kalian. Jangan pernah takut untuk bertanya jika tidak mengerti, berani mencoba hal-hal baru yang positif, dan teruslah kembangkan potensi diri kalian semaksimal mungkin. Kalian semua adalah individu-individu hebat dengan keunikan masing-masing. Percayalah pada diri kalian dan teruslah berprestasi.”

10. Pesan Harapan untuk Kerjasama Berkelanjutan.

“Saya sungguh berharap jalinan kerjasama yang baik dan produktif antara Universitas kami, [Sebutkan Nama Universitasmu], dengan sekolah ini dapat terus terpelihara dan bahkan ditingkatkan di masa-masa mendatang. Program PPL ini sangat memberikan manfaat besar bagi kami sebagai calon guru untuk mendapatkan pengalaman nyata di lapangan. Sebaliknya, kami juga berharap kehadiran kami dapat memberikan sedikit kontribusi positif bagi sekolah. Semoga sinergi ini terus menghasilkan calon-calon pendidik yang berkualitas dan siap mengabdi untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Mungkin ke depan bisa dijajaki kolaborasi dalam bentuk lain, seperti penelitian bersama.”

11. Pesan Penutup dan Doa Terbaik.

“Secara keseluruhan, pengalaman menjalankan Praktik Pengalaman Lapangan di sekolah ini adalah salah satu babak paling berkesan, penuh pembelajaran, dan transformatif dalam perjalanan studi saya. Setiap momen, baik di dalam maupun di luar kelas, telah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih siap menjadi seorang pendidik. Terima kasih yang tak terhingga atas segala kebaikan, bimbingan, dan kesempatan yang telah diberikan. Sukses dan jaya selalu untuk sekolah ini dalam misinya mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Semoga sekolah ini terus melahirkan generasi-generasi emas Indonesia.”

Contoh-contoh di atas bisa kamu kombinasikan atau kembangkan lagi ya. Yang penting, sampaikan dari hati dengan bahasa yang tulus. Kejujuran dan ketulusan yang dibalut dengan sopan santun itu pasti sampai kok pesannya, dan akan dikenang dengan baik.

Tips Menyampaikan Pesan dan Kesan yang Baik dan Berkesan

Agar pesan dan kesanmu diterima dengan baik dan meninggalkan kesan mendalam, perhatikan beberapa tips berikut.

  • Jujur tapi Tetap Sopan. Ungkapkan apa yang benar-benar kamu rasakan dan amati selama di sekolah, namun tetap gunakan bahasa yang santun, hormat, dan menghargai. Hindari kata-kata yang bersifat menghakimi, menyalahkan, atau merendahkan pihak manapun.
  • Spesifik dan Konstruktif. Jika ada kritik atau saran, sampaikan secara spesifik bagian mana yang menurutmu perlu perhatian atau perbaikan. Lebih baik lagi jika kamu bisa menawarkan ide solusi yang membangun dan realistis. Hindari kritik yang bersifat umum dan mengambang.
  • Awali dan Akhiri dengan Apresiasi. Ungkapkan rasa terima kasihmu secara tulus di awal dan akhir pesan. Ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar menghargai kesempatan dan segala dukungan yang telah diberikan oleh pihak sekolah.
  • Gunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar. Ini mencerminkan profesionalitasmu sebagai calon pendidik. Periksa kembali tata bahasa dan pilihan katamu sebelum disampaikan.
  • Fokus pada Hal Positif, Namun Jangan Abaikan Area Peningkatan. Seimbangkan antara apresiasi terhadap hal-hal baik yang sudah ada di sekolah dengan saran untuk area yang mungkin masih bisa ditingkatkan demi kemajuan bersama.
  • Sertakan Harapan Positif untuk Masa Depan Sekolah. Ini menunjukkan kepedulianmu yang tulus terhadap perkembangan dan kemajuan sekolah ke depannya.

Menyampaikan pesan dan kesan adalah bagian dari proses pembelajaranmu juga, lho. Ini melatih keberanianmu dalam berpendapat secara bertanggung jawab, kemampuan berkomunikasi secara efektif, dan etika profesional sebagai calon guru. Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk meninggalkan warisan positif ya.

Baca juga: Contoh Kata Sambutan Ketua Panitia Organisasi